Wakil Bupati Maluku Tengah Mario Lawalata Tinjau TPA Amahai, Tekankan Sistem Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

MALUKU TENGAH, 24 April 2026 — Wakil Bupati Maluku Tengah, Mario Lawalata, melakukan peninjauan langsung ke TPA Amahai untuk melihat aktivitas pengelolaan sampah yang berlangsung di lokasi tersebut, Jumat (24/4/2026).

Kunjungan ini didampingi oleh staf ahli, Kepala Bidang Persampahan, serta sejumlah staf terkait. Peninjauan dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memastikan tata kelola sampah berjalan optimal dan sesuai dengan prinsip pengelolaan lingkungan berkelanjutan.

Dalam peninjauannya, Mario Lawalata melihat secara langsung proses operasional di TPA, mulai dari kegiatan bongkar muat sampah hingga penataan zona pembuangan. Ia menilai sistem pengelolaan yang saat ini diterapkan masih perlu ditingkatkan agar lebih terstruktur dan mampu meminimalisir dampak lingkungan di masa mendatang.

“Pengelolaan sampah harus dilakukan secara sistematis. Kita tidak boleh hanya memindahkan sampah dari satu tempat ke tempat lain tanpa solusi jangka panjang,” ujarnya di sela-sela kunjungan.

Dorong Optimalisasi Pengelolaan

Pada akhir kunjungan, Wakil Bupati memberikan sejumlah arahan strategis kepada jajaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Ia menekankan pentingnya pemilahan sampah sejak dari sumber sebagai langkah awal untuk mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA serta meningkatkan potensi daur ulang.

Selain itu, Mario Lawalata juga mendorong penerapan sistem sanitary landfill, yakni metode pengelolaan sampah dengan cara pengurukan berlapis yang dilengkapi material pelindung dan penutupan tanah secara berkala. Sistem ini dinilai lebih ramah lingkungan karena dapat menekan risiko pencemaran tanah dan udara.

Ia juga meminta DLH untuk melakukan evaluasi terhadap sarana dan prasarana pendukung di TPA Amahai guna memastikan proses pengelolaan sampah berjalan lebih efisien.

“Kita ingin pengelolaan sampah di Maluku Tengah tidak sekadar memindahkan masalah, tetapi benar-benar menyelesaikannya melalui pendekatan teknis yang ramah lingkungan dan pengurangan volume melalui pemilahan yang ketat,” tegasnya.

Libatkan Partisipasi Masyarakat

Pemerintah daerah berharap arahan tersebut dapat segera ditindaklanjuti oleh DLH melalui program-program inovatif yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Kesadaran masyarakat dalam memilah dan mengurangi sampah dinilai menjadi kunci utama keberhasilan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan di Kabupaten Maluku Tengah.